Sabtu, 19 September 2015

Dalam Temaram


Apapun itu...tidak akan pernah menjadi indah jika kau tak menginginkannya. Ada seekor kupu-kupu yang hinggap di pundakmu. Tampak indah di pandang bagi pemilik mata yang menyukainya. Tapi tidak dengan dirimu. Sepotong hatimu bahkan tak lagi memiliki rasa, jiwamu mati. Ragamu bernyawa tapi tak berharga. Lalu untuk apa kau berdiri di sudut hening itu. Menatap sayu dalam diam yang kaupun tak tahu...sedu atau pilu.

"Ada rasa kesal yang tiba-tiba berkecamuk dalam ruang hati yang tak terukur kedalamannya. Tak ingin mengeluh, meskipun telah penuh peluh. Tiada guna! Karena pastinya tak akan ada seorangpun yang mampu mengertiku".Ucapmu di akhir bisu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar