Apapun itu...tidak akan pernah menjadi indah jika kau
tak menginginkannya. Ada seekor kupu-kupu yang hinggap di pundakmu. Tampak
indah di pandang bagi pemilik mata yang menyukainya. Tapi tidak dengan dirimu.
Sepotong hatimu bahkan tak lagi memiliki rasa, jiwamu mati. Ragamu bernyawa
tapi tak berharga. Lalu untuk apa kau berdiri di sudut hening itu. Menatap sayu
dalam diam yang kaupun tak tahu...sedu atau pilu.
"Ada rasa kesal yang tiba-tiba berkecamuk dalam
ruang hati yang tak terukur kedalamannya. Tak ingin mengeluh,
meskipun telah penuh peluh. Tiada guna! Karena pastinya tak akan ada
seorangpun yang mampu mengertiku".Ucapmu di akhir bisu!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar